Sosialisasi dianggap penting karena ada perbedaan pandangan di masyarakat. Sebagian ingin pohon tetap rindang, sementara lainnya khawatir akan bahaya ketika musim hujan dan badai.
“Memang konsekuensinya jalan akan terasa lebih panas. Namun demi keselamatan bersama, pemangkasan ini harus dilakukan,” tambah Hasinuddin.
Lebih lanjut, ia menyampaikan rencana pemeliharaan juga akan dilakukan di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo. Di lokasi tersebut, kondisi dahan pohon sudah terlalu besar dan berpotensi membahayakan.
“Masih tahap perencanaan, kami juga akan sosialisasi kepada warga sekitar. Termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan Polres Sumenep,” pungkasnya. (mkt)







