“Kami juga meminta TA aktif mengedukasi masyarakat agar tetap lestari dan generasi kita bisa mengenal cagar budaya yang telah digagas oleh pendahulu kita,” katanya.
Dia juga menyampaikan, Cagar Budaya memberikan pesan penting tentang warisan masa lampau yang harus dirawat bersama.
“Cagar budaya itu bukan sekadar bangunan atau benda, melainkan peradaban masa lalu yang harus terus dijaga karena memiliki nilai sejarah tentang identitas Sumenep,” jelasnya.
Salah satu cara melestarikan Cagar Budaya, ujar Bupati Fauzi, yakni dengan bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat.
“Tugas melestarikan Cagar Budaya ini bukan hanya pemerintah, tapi harus ada peran dan sumbangsih dari masyarakat. Oleh karena itu, TACB harus selalu berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat agar bisa mengakomodir warisan sejarah,” tandasnya.
Kelima TACB yang telah dilantik yakni Ibnu Hajar sebagai ketua, Mohammad Hairil Anwar sebagai sekretaris, serta Ja’far Shodiq, Moh. Farhan Muzammily dan Faiq Nur Fikri selaku anggota. (mkt)







