Terkait pengentasan kemiskinan, ia meminta seluruh jajaran bekerja lebih terukur dan progresif.
“Data bukan sekadar angka, melainkan dasar untuk mempercepat pengentasan kemiskinan secara nyata,” tegasnya.
Menurutnya, Ramadan harus menjadi energi moral bagi aparatur sipil negara.
“Semangat keikhlasan dan kepedulian harus kita implementasikan dalam pelayanan sehari-hari,” imbuhnya.
Ia kembali mengingatkan orientasi utama pemerintah daerah adalah pelayanan publik.
“Pemerintah hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tandasnya.
Suasana semakin khidmat saat doa bersama dipanjatkan menjelang azan Magrib. Dari Pendopo Keraton, komitmen memperkuat integritas dan mempercepat kesejahteraan masyarakat digaungkan sebagai arah bersama pembangunan Kabupaten Sumenep. (*mkt)







