banner 728x250

Bupati Fauzi: Membangun Sumenep Tak Cukup Infrastruktur, Nilai Spiritual Harus Jadi Pilar

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sedang berbicara menggunakan mikrofon, didampingi tokoh masyarakat dan ulama dalam acara Haul Sultan Abdurrahman Pakunataningrat di Asta Tinggi.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan mengenai pentingnya nilai spiritual sebagai pilar pembangunan dalam peringatan Haul ke-IV Sultan Abdurrahman Pakunataningrat di kompleks makam raja-raja Asta Tinggi, Jumat (13/02/2026).

Sultan Abdurrahman Pakunataningrat dikenal sebagai pemimpin yang memadukan tata kelola pemerintahan dengan kekuatan spiritualitas. “Beliau tidak hanya kuat dalam pemerintahan, tetapi juga berhasil membangun harmoni sosial dan kehidupan keagamaan yang kokoh,” ungkapnya.

Bupati Fauzi menyebut para sultan telah meletakkan dasar masyarakat religius, berbudaya, dan menjunjung tinggi persatuan. “Warisan inilah yang harus kita jaga dan aktualisasikan di tengah tantangan zaman,” lanjutnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ukhuwah dan kebersamaan. “Semangat pengabdian Sultan Abdurrahman harus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk membangun Sumenep yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tandasnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Yayasan Bina Pakoe Insani, RBMS Hadi Pradipta, menyatakan haul ke-IV ini menjadi ajang doa bersama sekaligus silaturahmi keluarga besar keraton dan masyarakat. “Kami berharap haul ini menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan, spiritualitas, dan kepedulian sosial,” pungkasnya.

Kehadiran Wakil Bupati Imam Hasyim, tokoh masyarakat, ulama, serta perwakilan OPD menegaskan bahwa haul bukan sekadar tradisi tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang kolektif menjaga warisan sejarah, budaya, dan spiritualitas dalam pembangunan Kabupaten Sumenep. (*mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *