Selain itu, perusahaan terus mengembangkan layanan digital agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Transformasi ini membuat BPRS Bhakti Sumekar semakin relevan sebagai mitra pembangunan ekonomi daerah.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan, baik pemerintah maupun mitra kerja. Dukungan inilah yang membuat kami semakin optimistis melangkah ke depan,” kata Hairil Fajar.
Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Asisten 1 Setdakab, Didik Wahyudi, mengapresiasi langkah ekspansi ke Pasean. Ia menilai kehadiran cabang baru menjadi bukti inovasi BPRS dalam memperluas akses layanan keuangan syariah.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk ulama dan tokoh masyarakat setempat, sangat penting bagi keberlanjutan layanan BPRS. Ia berharap sinergi ini dapat memberi manfaat nyata bagi perekonomian lokal.
“BPRS Bhakti Sumekar kami harapkan mampu menjadi lembaga intermediasi yang memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha. Dengan begitu, roda perekonomian masyarakat bisa bergerak lebih cepat dan berdaya,” tegasnya.
Pembukaan kantor cabang Pasean diharapkan tidak hanya menopang pertumbuhan bisnis BPRS Bhakti Sumekar. Lebih jauh, keberadaannya di Pamekasan juga diyakini dapat menjadi penggerak utama ekonomi Madura secara berkelanjutan. (*mkt)







