banner 728x250

Refleksi Idul Fitri, PMII Sumenep Gaungkan Nilai Kemanusiaan dan Kepedulian Lingkungan

Poster ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H dari Pengurus Cabang PMII Sumenep yang menampilkan foto Ketua Umum Khoirus Soleh dan Sekretaris Umum Syafiqur Rahman dengan latar belakang gerbang kuning ikonik dan logo PMII.
Ketua Umum PC PMII Sumenep, Khoirus Soleh (kiri), dan Sekretaris Umum, Syafiqur Rahman (kanan), dalam poster ucapan Idul Fitri 1447 H yang mengusung pesan keseimbangan hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam.

SUMENEP, taneyan.id – Refleksi Idul Fitri menjadi momentum penting bagi PC PMII Sumenep untuk meneguhkan kembali nilai kemanusiaan dan kepedulian lingkungan. Melalui suasana penuh kehangatan, organisasi ini mengajak masyarakat meresapi makna kemenangan dengan lebih mendalam.

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, PC PMII Sumenep menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep. Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial.

Ketua Umum PC PMII Sumenep, Khoirus Soleh, menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan. “Idul Fitri bukan hanya perayaan kemenangan, tetapi juga ruang refleksi untuk kembali pada fitrah kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. “Nilai ini menjadi fondasi penting dalam membangun karakter kader yang berintegritas,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam harus berjalan seimbang. “Keseimbangan antara hubungan dengan Allah, sesama manusia, dan alam adalah kunci kehidupan yang harmonis,” jelasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum PC PMII Sumenep, Syafiqurrahman, menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai Idul Fitri secara nyata. “Semangat Idul Fitri harus diwujudkan dalam tindakan, bukan hanya berhenti pada simbol,” tegasnya.

Ia menuturkan bahwa peningkatan kualitas ibadah harus diiringi dengan keikhlasan dalam berbuat baik. “Kita perlu meningkatkan kualitas ibadah sekaligus menjaga keikhlasan dalam setiap tindakan,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa semangat saling memaafkan dan menjaga persaudaraan harus terus diperkuat. “Solidaritas dan persaudaraan adalah kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang damai,” imbuhnya.

Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian tak terpisahkan dari nilai kehidupan. “Menjaga alam adalah amanah yang harus kita jalankan secara sadar dan berkelanjutan,” ungkapnya.

PC PMII Sumenep pun mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki diri secara menyeluruh. Dengan mengamalkan nilai spiritual, sosial, dan ekologis secara harmonis, diharapkan terwujud masyarakat yang religius dan humanis. (mkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *