SUMENEP, taneyan.id – Setahun Fauzi–Hasyim memimpin, kemiskinan Sumenep turun tertinggi di Jawa Timur. Capaian itu terungkap dalam infografis laporan satu tahun kepemimpinan yang dipublikasikan melalui kanal resmi pemerintah daerah.
Berdasarkan data yang dirilis, angka kemiskinan tercatat turun sebesar 0,76 persen. Penurunan tersebut disebut sebagai yang tertinggi di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dalam infografis itu juga disampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 1,36 persen. Capaian tersebut menempatkan Sumenep sebagai daerah terbaik ketiga di Jatim.
Selain itu, pemerintah daerah memperluas perlindungan sosial bagi 5.712 pekerja rentan dan petani tembakau. Program tersebut disertai jaminan ketenagakerjaan sebagai bentuk penguatan ekonomi masyarakat.
Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia meningkat menjadi 70,54 dan masuk kategori tinggi. Peningkatan ini disebut sebagai hasil penguatan layanan pendidikan dan kesehatan.
Sebanyak 45 sekolah direhabilitasi serta beasiswa diberikan kepada mahasiswa kurang mampu. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan hingga wilayah daratan dan kepulauan.
Pada bidang kesehatan, layanan gratis cukup dengan KTP diberlakukan melalui program UHC. Status RSUD dr. H. Moh. Anwar juga meningkat menjadi rumah sakit tipe B.
Pembangunan infrastruktur turut menjadi perhatian melalui renovasi 286 rumah tidak layak huni. Pembangunan jalan dan jembatan disebut sebagai jalur strategis penunjang aktivitas ekonomi warga.
Pelayanan publik diperkuat melalui Mal Pelayanan Publik dengan 221 jenis layanan. Optimalisasi Call Center 112 serta penyaluran insentif Rp1,47 miliar kepada 1.225 guru ngaji juga menjadi bagian dari capaian tahun pertama tersebut. (*mkt)







