SUMENEP, taneyan.id – Polres Sumenep resmi memulai Operasi Lilin Semeru 2025 sebagai langkah pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan kami untuk memastikan keamanan masyarakat selama Nataru,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., saat memimpin Apel Gelar Pasukan di Lapangan Tribrata Mapolres Sumenep, Jumat (19/12/2025) sore.
Apel diikuti sekitar 200 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait. Menurut Kapolres, “Soliditas lintas sektor menjadi kunci agar operasi berjalan efektif dan tertib.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., unsur Kodim 0827, BPBD, Satpol PP, KSOP IV Kalianget, Basarnas, Senkom, serta pejabat utama Polres dan Kapolsek. Bupati Fauzi mengatakan, “Kami siap mendukung penuh langkah Polres untuk menciptakan Nataru yang aman dan nyaman bagi masyarakat.”
Pasukan apel terdiri dari berbagai satuan, mulai dari Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, hingga unit pendukung dari OPD dan organisasi kemasyarakatan. Kesiapan juga diperkuat dengan gelar kendaraan patroli roda dua dan roda empat.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan, “Apel Gelar Pasukan ini menjadi indikator kesiapan akhir aparat dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat.” Ia menambahkan, “Semua personel, sarana, dan prasarana harus siap siaga penuh selama Natal dan Tahun Baru.”
Berdasarkan analisis kepolisian, momentum Nataru berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas, arus mobilitas masyarakat, serta aktivitas di pusat keramaian dan destinasi wisata. Kapolres menegaskan, “Kita juga harus waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa mengganggu keselamatan publik.”
Operasi Lilin Semeru 2025 berlangsung selama 14 hari, dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. “Fokus pengamanan kami mencakup tempat ibadah, jalur transportasi, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta antisipasi gangguan kamtibmas dan bencana alam,” jelas AKBP Rivanda.
Kapolres menambahkan, “Strategi pengamanan tidak hanya preventif, tapi juga menekankan pelayanan publik yang humanis, cepat, dan profesional.” Ia menginstruksikan seluruh personel untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama Nataru.
AKBP Rivanda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan. “Terima kasih atas soliditas dan kesiapan yang telah ditunjukkan. Jaga kesehatan dan integritas selama tugas, karena pengabdian ini adalah untuk masyarakat Sumenep,” ujarnya.
Apel Gelar Pasukan ditutup dengan pembacaan doa, penghormatan pasukan, dan pembubaran barisan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, menjadi simbol nyata pengabdian aparat kepada masyarakat Sumenep. (mkt)













